Allahumma
shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, shalawat yang tak akan pernah padam
ku panjatkan kepada engkau wahai rasul, betapa rindunya makhluk hina seperti
saya tapi begitu merasakan mahabbah yang luar biasa kepada engkau rasul :’)
Bismillah,
sahabat pernahkah mengagumi seseorang? :’) pasti pernah ya? Diungkapkan atau
tidak jelas seseorang itu pernah mengisi relung hati kita. Tapi jika belum
saatnya “rasa” itu tertanam maka untuk apa kita susah payah untuk menyakiti
hati sendiri dengan mengharap ibanya? :’)
Lekas
move up, kembali pada sang pemilik hati sahabat :’) jika cinta mulai merajaimu
maka pastikan lah ALLAH yang menjadi raja nya agar kita tak kecewa, setuju? :)
Tiga
pekan lalu, sahabat fitri sempat berqodoya mengenai sesorang yang pernah
mengisi relung hatinya dan sampai saat ini beliau tidak bisa melupakannya.
Siapa yang kasusnya sama? Monggo yuk sama2 bahas :)
Tidak
Sulit melupakan Engkau Hanya Butuh Waktu Dan Lekas Kembali PadaNya
Sahabat, Betapa
sulit melupakan seseorang yang pernah mengisi hati. Siapapun mungkin pernah
mengalaminya, kerana perasaan seperti ini banyak yang merasakannya :)
Bukan hal
yang tabu ketika kalian membicarakannya agar bisa mengolah rasa itu, ya mengolah
rasa itu menjadi rasa yang tidak menimbulkan kegetiran dalam menjalankan hidup.
Rasa
cinta memang fitrah sahabat fillah, tapi keadaanlah yang merubah fitrah itu
menjadi sebuah fitnah. :’(
Keinginan
untuk dicintai dan mencintai menjadi tombak seseorang untuk merasakan cinta
yang belum halal. Allahu :’(
Sahabat
fillah, Melupakan orang yang pernah di cintai memang bukan perkara mudah, bukan
hanya orang yang melaksanakan ‘pacaran’ saja yang pernah merasakan hal ini
sahabat :’)
Tapi bagi
orang yang tak pernah merasakan pacaran bahkan tak pernah mengungkapkan isi
hatinya pun merasakan hal ini! :’(
Ini lah
bukti bahwa cinta yang fitrah bisa menjadi fitnah yang nyata bila tak diolah
dengan bijak. catet :)
Sahabat
fillah yang kucintai karena Allah :’) Sadarilah bahwa kalian sedang melangkah
untuk menjadi lebih baik. Sudah seharusnya ketika si ‘dia’ tak bisa di miliki,
dia sudah menjadi bagian masa lalu mu.
Kalau
memang sulit untuk melupakannya, tak perlulah tiba- tiba harus dilupakan. :')
Tapi
biarlah si dia menjadi pengingat mu bahwa masih ada cinta sejati yang
menunggumu didepan!!
Karena
kita semua tau, kita hidup bukan untuk menanti masa lalu!
Si dia
dengan kehidupannya dan kamu dengan kehidupanmu, ini lah yang harus di tekankan
dalam perjalanan hidupmu :’)
Toh
ketika antum berusaha keras melupakan si dia, dia justru sedang asyik
melenggang tanpa memikirkanmu. Sadarkah sahabat?
Lantas
siapa yang merugi kalau seperti ini?! Rasa sakit karena ternyata dia gak
memilihmu untuk menjadi perhentian terakhir
Bukan
berarti menjadikanmu lupa bahwa ALLAH selalu ada disampingmu. Apalagi
bagi yang ingin melupakan si dia karena pernah melegalkan aktivitas pacaran. Justru
ALLAH sangat sayang padamu, Dia bebaskan antum dari aktivitas maksiat. :)
Harusnya
kalian bangga dan senang ALLAH masih perhatian padamu. Kalian dituntun untuk
menjadi orang yang lebih baik lagi, dengan cinta yang diberikanNya
Sadarlah
wahai diri, bahwa melupakan mantan kekasih yang tak pernah halal bagimu adalah
sebuah kebangkitan.
Bangkit
dari keterpurukan maksiat yang pernah kamu lakukan dan bangkit untuk
memperjuangkan agama ALLAH. Anggaplah
cinta pada mantan kekasihmu yang masih tersimpan adalah bagian dari pengingatmu
akan masa lalu agar kalian tak pernah mengulanginya lagi.
Sungguh
merugilah bagi orang yang dituntun menjadi lebih baik, namun dia kembali
mengikuti alur masa lalunya Sedangkan bagi yang tak pernah pacaran, tapi pernah
merasakan jatuh cinta yang sangat pada si dia.
Namun dia
tak menambatkan hatinya padamu, dan memilih menambatkan hatinya pada orang lain
, antum mungkin merasakan sakit yang lebih dahsyat, krn tak pernah
mengungkapkan rasa cinta.
Disebabkan
ingin menjaga hati dan izzah dirimu dan si dia. Masalah
hati ini memang tak bisa dipecahkan secara rasional, masalah perasaan yang
hanya antum lah yang tahu seberapa besar dan seberapa dahsyat.
Namun
harus ada keberanian yang kuat untuk melupakannya, Sangat disayangkan
penjagaanmu terhadap Izzah harus tercoreng krn cinta yang tak pernah dihalalkan.
Ibarat
minum obat, kamu harus berani minum obat yang pahit sekalipun agar kamu segera
sembuh dari sakitmu. Yang perlu antum selalu ingat dan tekankan pada hatimu
adalah kelak akan ada orang yang lebih berhak
untul
mendapat cinta sejatimu dari pada orang yang sekarang ini tak mampu di lupakan
g mungkin
kamu akan lebih mencintai si dia yang tak halal bagimu daripada orang yang
telah halal bagimu
Hal ini
harus segera diTEGASkan dalam hatimu. Bahwa KELAK ada orang yang PATUT kamu
CINTAI..
Ikhwah fillah semoga bermanfaat, afwan jiddan jika ada salah kata maupun kalimat hanya sebagai penerang untuk taubat :')
jazakumullahu khairan ahsanal jaza
wassalamu'alaykum warahmatullah wabarakatuh :')



0 comments :
Posting Komentar