Breaking News
Loading...
Minggu, 20 April 2014

Engkau Hanya Butuh Waktu Dan Lekas Kembali PadaNya :']


Assalamu’alaykum warahmatullah sahabat fillah, semoga dalam keadaan sehat wal’afiat tetap gapai ridha illahi ya sahabat dimanapun dan kapanpun itu :’D
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, shalawat yang tak akan pernah padam ku panjatkan kepada engkau wahai rasul, betapa rindunya makhluk hina seperti saya tapi begitu merasakan mahabbah yang luar biasa kepada engkau rasul :’)
Bismillah, sahabat pernahkah mengagumi seseorang? :’) pasti pernah ya? Diungkapkan atau tidak jelas seseorang itu pernah mengisi relung hati kita. Tapi jika belum saatnya “rasa” itu tertanam maka untuk apa kita susah payah untuk menyakiti hati sendiri dengan mengharap ibanya? :’)
Lekas move up, kembali pada sang pemilik hati sahabat :’) jika cinta mulai merajaimu maka pastikan lah ALLAH yang menjadi raja nya agar kita tak kecewa, setuju? :)
Tiga pekan lalu, sahabat fitri sempat berqodoya mengenai sesorang yang pernah mengisi relung hatinya dan sampai saat ini beliau tidak bisa melupakannya. Siapa yang kasusnya sama? Monggo yuk sama2 bahas :)
Tidak Sulit melupakan Engkau Hanya Butuh Waktu Dan Lekas Kembali PadaNya
Sahabat, Betapa sulit melupakan seseorang yang pernah mengisi hati. Siapapun mungkin pernah mengalaminya, kerana perasaan seperti ini banyak yang merasakannya :)
Bukan hal yang tabu ketika kalian membicarakannya agar bisa mengolah rasa itu, ya mengolah rasa itu menjadi rasa yang tidak menimbulkan kegetiran dalam menjalankan hidup.
Rasa cinta memang fitrah sahabat fillah, tapi keadaanlah yang merubah fitrah itu menjadi sebuah fitnah. :’(
Keinginan untuk dicintai dan mencintai menjadi tombak seseorang untuk merasakan cinta yang belum halal. Allahu :’(
Sahabat fillah, Melupakan orang yang pernah di cintai memang bukan perkara mudah, bukan hanya orang yang melaksanakan ‘pacaran’ saja yang pernah merasakan hal ini sahabat :’)
Tapi bagi orang yang tak pernah merasakan pacaran bahkan tak pernah mengungkapkan isi hatinya pun merasakan hal ini! :’(
Ini lah bukti bahwa cinta yang fitrah bisa menjadi fitnah yang nyata bila tak diolah dengan bijak. catet :)
Sahabat fillah yang kucintai karena Allah :’) Sadarilah bahwa kalian sedang melangkah untuk menjadi lebih baik. Sudah seharusnya ketika si ‘dia’ tak bisa di miliki, dia sudah menjadi bagian masa lalu mu.
Kalau memang sulit untuk melupakannya, tak perlulah tiba- tiba harus dilupakan. :')

Tapi biarlah si dia menjadi pengingat mu bahwa masih ada cinta sejati yang menunggumu didepan!!
Karena kita semua tau, kita hidup bukan untuk menanti masa lalu!
Si dia dengan kehidupannya dan kamu dengan kehidupanmu, ini lah yang harus di tekankan dalam perjalanan hidupmu :’)
Toh ketika antum berusaha keras melupakan si dia, dia justru sedang asyik melenggang tanpa memikirkanmu. Sadarkah sahabat?
 
Lantas siapa yang merugi kalau seperti ini?! Rasa sakit karena ternyata dia gak memilihmu untuk menjadi perhentian terakhir
Bukan berarti menjadikanmu lupa bahwa ALLAH selalu ada disampingmu. Apalagi bagi yang ingin melupakan si dia karena pernah melegalkan aktivitas pacaran. Justru ALLAH sangat sayang padamu, Dia bebaskan antum dari aktivitas maksiat. :)
Harusnya kalian bangga dan senang ALLAH masih perhatian padamu. Kalian dituntun untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, dengan cinta yang diberikanNya
Sadarlah wahai diri, bahwa melupakan mantan kekasih yang tak pernah halal bagimu adalah sebuah kebangkitan.

Bangkit dari keterpurukan maksiat yang pernah kamu lakukan dan bangkit untuk memperjuangkan agama ALLAH. Anggaplah cinta pada mantan kekasihmu yang masih tersimpan adalah bagian dari pengingatmu akan masa lalu agar kalian tak pernah mengulanginya lagi.
Sungguh merugilah bagi orang yang dituntun menjadi lebih baik, namun dia kembali mengikuti alur masa lalunya Sedangkan bagi yang tak pernah pacaran, tapi pernah merasakan jatuh cinta yang sangat pada si dia.
Namun dia tak menambatkan hatinya padamu, dan memilih menambatkan hatinya pada orang lain , antum mungkin merasakan sakit yang lebih dahsyat, krn tak pernah mengungkapkan rasa cinta.
Disebabkan ingin menjaga hati dan izzah dirimu dan si dia. Masalah hati ini memang tak bisa dipecahkan secara rasional, masalah perasaan yang hanya antum lah yang tahu seberapa besar dan seberapa dahsyat.
Namun harus ada keberanian yang kuat untuk melupakannya, Sangat disayangkan penjagaanmu terhadap Izzah harus tercoreng krn cinta yang tak pernah dihalalkan.
Ibarat minum obat, kamu harus berani minum obat yang pahit sekalipun agar kamu segera sembuh dari sakitmu. Yang perlu antum selalu ingat dan tekankan pada hatimu adalah kelak akan ada orang yang lebih berhak
untul mendapat cinta sejatimu dari pada orang yang sekarang ini tak mampu di lupakan
g mungkin kamu akan lebih mencintai si dia yang tak halal bagimu daripada orang yang telah halal bagimu
Hal ini harus segera diTEGASkan dalam hatimu. Bahwa KELAK ada orang yang PATUT kamu CINTAI..
Ikhwah fillah semoga bermanfaat, afwan jiddan jika ada salah kata maupun kalimat hanya sebagai penerang untuk taubat :')
jazakumullahu khairan ahsanal jaza
wassalamu'alaykum warahmatullah wabarakatuh :')

0 comments :

Posting Komentar

 
Toggle Footer