Tokoh-tokoh kelompok
7 :
Arnita
Rianawati, sebagai Bu Anggi
Dhumirroh
Rahmawati, sebagai Jason
Shoma
Noor Firda I, sebagai Nixon
Hanik
Khilmawati, sebagai Hime
Yusnin
Nisa’ Arrosyyid, sebagai Jasmine
Nova
Widyastuti, sebagai Febby
Semua
temen-temen ix a, sebagai anak-anak
“Keberuntungan Anak Bandel”
(Pagi ini Jason, Nixon, Hime
bikin ulah lagi disekolah. Secara biasa, mereka ber-empat, Jason, Nixon, Hime,
dan Jasmine berkumpul dulu disebuah tanah kosong yang jarang dilewati oleh
orang-orang umum atau biasa disebut “Markas Anak Bandel”. Tepat jam
06.45 mereka masih berada ditempat semula, yakni didalam mobil mewah milik
Jason. Mereka sengaja ingin masuk terlambat karena malas berangkat pagi.
Kebetulan jam pertama ini “FISIKA” dan gurunya superr galak. Jasmine
sudah berusaha menasehati Jason dan Nixon, agar tidak membuat ulah lagi. Tapi,
mereka tidak mau mendengarkannya malah mengajak Jasmine.)
Adegan 1
Jasmine :
“guys., kalian mau berangkat telat
lagi..??”
Hime :
“tau nieh., gue diajakin Jason and Nixon..!!” (dengan tampang sebel)
Jason :
“udah dech Jasmine..! loe gak usah takut, loe kan tau hari ini pelajarannya
siapa.? bener ga itu Nix..!?” (sambil menepuk pundak Nixon)
Nixon : “bener ituh Jas..!”
Jasmine : “inikan.., pelajarannya Bu Anggi,
guru tergalak di SMU kita.”
Hime :
“iya juga yah mine,,”(mengaruk-garuk kepalanya)
Nixon :
“nah.. justru itu kita gak usah ikut pelajarannya bu Anggi”
Jason : “udahlah.., kalau loe gak mau
telat yah.. silahkan cari tumpangan lain..!! Hime kamu ikut kita atau dia.?
(menoleh Hime dan menujuk kearah jasmine)
Hime : “kalian aja deh..” (malu-malu)
Jasmine :
“oke..!! bodo’ amat terserah kalian!! Gue mau jalan kaki aja.! Puas kalian!!
(dengan nada kesal, jasmine turun dari mobil mewah milik Jason dan mulai
berjalan kaki)
Nixon,
Jason : “dah Jasmine,.. sampai ketemu
disekolah yah..” (berteriak dan melambaikan tanganya)
Jasmine :
(menoleh kebelakang dan melirik Hime dengan wajah kecewa)
Adegan 2
(Jasmine nyaris terlambat.
Dia langsung duduk dibelakang Febby)
Jasmine : “huh..! nyaris aja gue telat..!!”
(nada ngos-ngos an)
Febby :
(menoleh kebelakang) “lho..?? Hime, Jason, and Nixon mana??”
Jasmine : “tau’ kelaut kalik..”
(Selang beberapa menit, Bu
Anggi memasuki ruang kelas dan menyapa anak-anak)
Bu Anggi :
“Selamat pagi anak-anak..??”
Anak-anak :
(menjawab dengan serempak) “Selamat pagi bu..”
Bu Anggi :
“Febby., dimana Jason, Nixon dan Hime..??” (mendekati tempat duduk Febby)
Febby :
“gak tau bu..!!” (menggelengkan kepalanya)
Bu Anggi :
“ya sudah,, buka buku Fisika kalian halaman 25.”
Anak-anak :
(membuka buku Fisika halaman 25)
(Jam pelajaran pun
berlangsung selama satu jam. Anak-anak belajar diruang kelas dengan nyaman.
Sedangkan Hime, Nixon dan Jason baru datang. Mereka masuk secara diam-diam.
Tapi, Bu Anggi adalah guru yang tidak mudah ditipu oleh murid-muridnya.
Akhirnya mereka ketahuan.)
Bu Anggi :
“STOP..!! siapa suruh kalian masuk..??!!”
Nixon :
“ya elah bu.., Cuma telat beberapa jam kok malah marah-marah sih..?? bener gak
Jas..?!” (gantian menepuk pundak Jason)
Jason :
“bener tuh bu.. tadi tuch yah, jalanan macet trus abis hujan, terus becek gak
ada ojek..!! gimana donk..??!” (wajah memelas)
Nixon :
(berbisik kepada Jason.) “sssttt…, pinter banget tuh buat alasannya. Copy
paste dari mana tuh..”
Jason :
(berbisik) “dari nenek moyang gue.. hahah..” (tertawa)
Nixon :
(berbisik) “ooh.. kirain dari pacar loe..” (tertawa)
Hime :
(ikut-ikutan berbisik) “ssttt… kita diliatin ama bu Anggi..”
Nixon :
(berbisik) “dari tadi tau’.. masa baru sadar..”
Bu Anggi :
“eh eh eh… kalian ituh yah,,.. bener-bener anak bandel..!! dimarahi kok malah
bisik-bisik.. kamu lagi Him,, kenapa kamu juga telat..??!!”
Hime :
“tadi aku diajakin sama mereka bu..” (agak takut kena marah)
Bu Anggi :
“ya sudah kamu duduk..!!”
Hime :
“iya bu.” (duduk disebelah Jasmine.)
(Tiba-tiba Febby mulai
berimajimasi dan malah meributkan suasana yang gawat seperti ini)
Febby :
“oh Romeo.. kenapa kamu telat sampai jam segini, baru datang..??” (sambil
menirukan gaya Romeo dan Juliet kepada Jason.)
Jason : (mencari siapa yang berbicara dengan Febby) “Febby..??
kamu bicara sama gue..??”
Febby :
“ya elah Jas…masa’ sama setan..! huh dasar..!! (mengerutu)
Nixon :
“cie-cieh… ehem-ehem…” (tertawa dibelakang punggung Jason)
Jason :
“ih apa-apaan sih si Febby.. mending sama Jasmine. Yah nggak mine..” (melirik
Jasmine)
Jasmine : “ada-ada saja Jas..” (tersapu
malu)
Bu Anggi :
“hem-hem..!!” (berdehem menyindir)
Jason :
“eh ibu guru Anggi,.. heheh” (terngengeh)
Nixon :
(tersenyum kecut) “ehm..”
Jason :
“trus kita gimana donk bu..??” (kebingungan)
Nixon :
“entah Jas.. mungkin kita disuruh makan ice cream kalik..” (bergaya makan ice
cream)
Hime :
(@?!/*$#@) “hah? Makan ice cream??”
Bu Anggi :
“siapa suruh kalian makan ice cream..?! ya udah. Biar adil, nanti kalian
bertiga keruangan saya..!!” (nada darah tinggi)
Hime :
“lho..?? bertiga..?! termasuk saya donk bu..?”
Bu Anggi :
“iya. saya cuma ingin alasan yang tepat..! kalian berdua boleh duduk.
Sekarang,, kita lanjutkan pelajaran kita.”
Nixon, Jason :
(duduk berdampingan)
(Bu Anggi meneruskan
pelajarannya. Setelah usai pelajaran FISIKA, ternyata bu Anggi hari ini ada
rapat sekolah. Keberuntungan Jason, Nixon serta Hime berjalan dengan mulus.)
Bu Anggi :
(menghampiri Jason, Nixon, Hime dengan muka gelisah) “Jason, Nixon, Hime..,
nanti kalian tidak jadi keruangan saya, mungkin besok, atau besoknya lagi.
Karna hari ini saya ada rapat..”
Febby :
( berdiri dengan protes) “nggak adil Bu..!!”
Bu Anggi :
“tenang Febby, mereka tetap saya hukum. Tapi tidak sekarang..” (sambil
melangkahkan kakinya menuju keluar kelas)
Jason :
“yuhu..!!” (mengajak Nixon tos)
Nixon :
(tos) “yeah..!! akhirnya..!!!” (teriak dengan lega)
Febby :
“hah..??!” (melongo kearah Jason dan Nixon)
Hime, Jasmine : “ya
elaah..!! dasar anak bandel..!!”(mengerutu)]
(Mereka berenam saling
pandang dan selang beberapa detik mereka menari dan tertawa-tawa seperti mantra
tarantallegra. Keberuntungan anak bandel kali ini berjalan dengan mulus.
Meskipun hukuman mereka masih tetap berjalan.)
^ ^
^
0 comments :
Posting Komentar