Alhamdulillah..
saya bersyukur sekali..
akan keterkejutan ini.. terimakasih semuanya.. ini berkat dukungan kalian semua dan Nya. :') do'akan aku tahun berikutnya lagi ya..!! ini adalah tetes air kebahagiaan.. :') "juara I pidato bahasa Indonesia" :')
Tema Pidato: Kenakalan Remaja
Oleh: Shoma Noor Firda Inayah (Xb)
Assalamu’alaikum
wr. wb.
Yang terhormat dewan juri Lomba
Pidato Bahasa Indonesia.
Yang terhormat penanggung jawab
acara.
Para peserta yang berbahagia.
Dan teman-teman yang saya cintai.
Pertama-tama
marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan
taufik dan hidayahnya sehingga kita dapat berkumpul diruangan ini dalam acara
Lomba Pidato Bahasa Indonesia.
Kedua kalinya,
tak lupa kita selalu mencurahkan shalawat serta salam atas junjungan Nabi kita
Muhammad SAW, serta keluarga, kerabat dan sahabatnya.
Teman-teman
ku, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit ilmu tentang “Kenakalan
Remaja”. Kenakalan remaja? Apasih itu? Dijaman era-globalisasi ini banyak
remaja yang melakukan hal-hal yang tidak sewajarnya, hal-hal yang sangat jauh
berbeda dari remaja jaman dahulu. Itulah yang disebut Kenakalan Remaja.
Siapasih remaja itu? Menurut Pappalia dan
Olds, remaja itu seseorang yang telah mengalami masa peralihan dari
anak-anak menuju dewasa.
Kenakalan
remaja tentu ada penyebabnya, yaitu “Media”. Media yang dimaksud disini adalah
media yang telah beredar diseluruh dunia dan setiap orang pasti memilikinya,
termasuk remaja. Media bermacam-macam bentuknya. Media berupa Handphone, TV, koran, internet dan
lain-lain.
Banyak
kalangan remaja yang mengatakan “kuper” (kurang pergaulan) hanya karena tidak
memiliki barang mewah ber-media.
Sehingga hampir semua remaja menggunakan aplikasi-aplikasi yang telah tersedia
dimedia tersebut, tanpa memikirkan takaran yang pas. Apalagi media internet.
Banyak akses-akses negative yang tak terkendali. Biasanya para remaja
menggunakan aplikasi facebook&twitter untuk jejaring social. Tetapi mereka
menggunakan secara berlebihan. Ada seseorang, katakanlah si A dia sangat suka
dengan jejaring social berupa facebook. Mula-mula ia hanya senang meng-update
status, lalu curhat, dan lama-lama perkataan kotorpun sering terlontar didunia
mayanya. Astagfirullah…
Teman-temanku,
dunia maya itu penuh dengan tipuan. Adakalanya seseorang itu baik didunia maya
ternyata didunia nyatanya sangat buruk sekali. Dan adakalanya seseorang itu
terlihat buruk tetapi didunia nyata ia sungguh baik.
Banyak remaja
yang gagal didalam dunia maya. MashaAllah.. didunia maya saja gagal, apalagi
didunia nyata??
Teman-teman
yang saya cintai, kenakalan remaja dapat mengubah berbagai hal. Yang pertama,
dapat mengubah pola fikir (mind set),
yang bermula orang bersikap kalem menjadi bersikap keras atau hedonisme. Yang
kedua, dapat mengubah penampilan, salah satunya aurat yang semakin diumbar.
Yang ketiga, mengubah daya emosional, contohnya tawuran. Dan semua itu bisa
menyebabkan pergaulan bebas, seperti pacaran, freesex, bahkan hamil diluar nikah. MashaAllah, naudzubillah..
Padahal sudah
jelas firman Allah dalam QS. Al-Isra’:32
“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah
suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.”
Dalam ayat tersebut
sudahlah sangat jelas bahwa mendekati zina saja dilarang Allah dan merupakan
seburuk-buruk jalan, apalagi melakukan zina.
Kenakalan
membuat moral&akhlaq remaja menjadi runtuh. Yang saya katakan tadi, banyak
korban yang terjerumus di era-globalisasi ini. Maka dari itu, perlu langkah
penyelesaian yang jitu.
Pertama, kita
harus membentengi diri sendiri, memfilter (menyaring) pengaruh negative
globalisasi dan media. Kita juga harus bisa membedakan antara yang baik dan
yang buruk. Berlian selamanya akan menjadi berlian walaupun ditempat sekeruh
lumpur.
Kedua, kita
berusaha berkonsultasi dengan orang tua, guru, saudara yang lebih paham agama,
agar kita tidak tersesat. Jika kita hanya bercerita kepada teman sebaya,
fikiran mereka juga tetap sedangkal kita.
Yang terakhir,
kita harus selalu berdo’a dan berdzikir kepada Allah, sehingga Allah selalu
melindungi kita kapan dan dimanapun kita berada, termasuk dijaman yang serba
ada ini.
Demikianlah
pidato dari saya. Ini adalah suatu pembelajaran untuk diri saya sendiri, dan
juga teman-teman. Jika ada kekurangan dalam penyampaian pidato saya, saya mohon
maaf yang sebesar-besarnya. Jika ada kebenaran, kebenaran itu datangnya hanya
dari Allah semata.
Wabillahitaufik
walhidayah
Wassalamu’alaikum
wr. wb.

0 comments :
Posting Komentar