Breaking News
Loading...
Rabu, 19 Maret 2014

tetes air mata bahagia saya :']


Alhamdulillah..
saya bersyukur sekali..
akan keterkejutan ini.. terimakasih semuanya.. ini berkat dukungan kalian semua dan Nya. :') do'akan aku tahun berikutnya lagi ya..!! ini adalah tetes air kebahagiaan.. :') "juara I pidato bahasa Indonesia" :')





Tema Pidato: Kenakalan Remaja
Oleh: Shoma Noor Firda Inayah (Xb)

Assalamu’alaikum wr. wb.
Yang terhormat dewan juri Lomba Pidato Bahasa Indonesia.
Yang terhormat penanggung jawab acara.
Para peserta yang berbahagia.
Dan teman-teman yang saya cintai.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan taufik dan hidayahnya sehingga kita dapat berkumpul diruangan ini dalam acara Lomba Pidato Bahasa Indonesia.
Kedua kalinya, tak lupa kita selalu mencurahkan shalawat serta salam atas junjungan Nabi kita Muhammad SAW, serta keluarga, kerabat dan sahabatnya.
Teman-teman ku, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit ilmu tentang “Kenakalan Remaja”. Kenakalan remaja? Apasih itu? Dijaman era-globalisasi ini banyak remaja yang melakukan hal-hal yang tidak sewajarnya, hal-hal yang sangat jauh berbeda dari remaja jaman dahulu. Itulah yang disebut Kenakalan Remaja. Siapasih remaja itu? Menurut Pappalia dan Olds, remaja itu seseorang yang telah mengalami masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa.
Kenakalan remaja tentu ada penyebabnya, yaitu “Media”. Media yang dimaksud disini adalah media yang telah beredar diseluruh dunia dan setiap orang pasti memilikinya, termasuk remaja. Media bermacam-macam bentuknya. Media berupa Handphone, TV, koran, internet dan lain-lain.
Banyak kalangan remaja yang mengatakan “kuper” (kurang pergaulan) hanya karena tidak memiliki barang mewah ber-media. Sehingga hampir semua remaja menggunakan aplikasi-aplikasi yang telah tersedia dimedia tersebut, tanpa memikirkan takaran yang pas. Apalagi media internet. Banyak akses-akses negative yang tak terkendali. Biasanya para remaja menggunakan aplikasi facebook&twitter untuk jejaring social. Tetapi mereka menggunakan secara berlebihan. Ada seseorang, katakanlah si A dia sangat suka dengan jejaring social berupa facebook. Mula-mula ia hanya senang meng-update status, lalu curhat, dan lama-lama perkataan kotorpun sering terlontar didunia mayanya. Astagfirullah…
Teman-temanku, dunia maya itu penuh dengan tipuan. Adakalanya seseorang itu baik didunia maya ternyata didunia nyatanya sangat buruk sekali. Dan adakalanya seseorang itu terlihat buruk tetapi didunia nyata ia sungguh baik.
Banyak remaja yang gagal didalam dunia maya. MashaAllah.. didunia maya saja gagal, apalagi didunia nyata??
Teman-teman yang saya cintai, kenakalan remaja dapat mengubah berbagai hal. Yang pertama, dapat mengubah pola fikir (mind set), yang bermula orang bersikap kalem menjadi bersikap keras atau hedonisme. Yang kedua, dapat mengubah penampilan, salah satunya aurat yang semakin diumbar. Yang ketiga, mengubah daya emosional, contohnya tawuran. Dan semua itu bisa menyebabkan pergaulan bebas, seperti pacaran, freesex, bahkan hamil diluar nikah. MashaAllah, naudzubillah..
Padahal sudah jelas firman Allah dalam QS. Al-Isra’:32
“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.”
Dalam ayat tersebut sudahlah sangat jelas bahwa mendekati zina saja dilarang Allah dan merupakan seburuk-buruk jalan, apalagi melakukan zina.
Kenakalan membuat moral&akhlaq remaja menjadi runtuh. Yang saya katakan tadi, banyak korban yang terjerumus di era-globalisasi ini. Maka dari itu, perlu langkah penyelesaian yang jitu.
Pertama, kita harus membentengi diri sendiri, memfilter (menyaring) pengaruh negative globalisasi dan media. Kita juga harus bisa membedakan antara yang baik dan yang buruk. Berlian selamanya akan menjadi berlian walaupun ditempat sekeruh lumpur.
Kedua, kita berusaha berkonsultasi dengan orang tua, guru, saudara yang lebih paham agama, agar kita tidak tersesat. Jika kita hanya bercerita kepada teman sebaya, fikiran mereka juga tetap sedangkal kita.
Yang terakhir, kita harus selalu berdo’a dan berdzikir kepada Allah, sehingga Allah selalu melindungi kita kapan dan dimanapun kita berada, termasuk dijaman yang serba ada ini.
Demikianlah pidato dari saya. Ini adalah suatu pembelajaran untuk diri saya sendiri, dan juga teman-teman. Jika ada kekurangan dalam penyampaian pidato saya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Jika ada kebenaran, kebenaran itu datangnya hanya dari Allah semata.
Wabillahitaufik walhidayah
Wassalamu’alaikum wr. wb.

0 comments :

Posting Komentar

 
Toggle Footer